Sempat Dipenjara 18 Tahun, PMI Terkendala Diundang Khusus Kepala BP2MI

JAKARTA, SM – Miris dan mengundang empati publik, dimana insiden yang menimpa H. Tajuddin Bin Ride, Pekerja Migran Indonesia (PMI) terkendala. Sejak tahun 2003 menjadi Pekerja Migran Indonesia di Taiwan. Senin, (11/10/2021), pria Bugis ini diundang khusus Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesian (BP2MI), Benny Rhamdani di ruang kerjanya.

“Saya mengundang khusus Pak Tajuddin untuk datang ke kantor. Luar biasa Pak Tajuddin Bin Ride yang dituduh menyelundupkan senjata dan dijual ke warga Taiwan. Beliau ditahan selama 17 tahun 8 bulan, tapi ternyata tuduhan itu tidak terbukti,” kata Benny.

Selain berempati, Benny bergembira bahwa Tajuddin Bin Ride telah menjalani hukuman seumur hidup dan dituduh menjual senjata ilegal berupa 6 pistol beserta 190 pelurunya tersebut akhirnya bisa tiba di Indonesia. Benny mengingatkan agar peristiwa seperti tidak akan terjadi lagi kedepannya.

“Beliau  bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK)  disebuah perusahaan pelayaran yakni PT Equinox. Nama kapal itu  adalah M/V ACX SWAN. Tajuddin memegang jabatan sebagai pelaut atau Voyage Repairer (VRP). Kami bersyukur beliau bisa tiba di Indonesia dengan selamat. BP2MI akan mengantar juga beliau sampai tiba di rumah menemui keluarganya. Penderitaan yang beliau lewati dan telah diceritakan menggambarkan begitu peliknya menjadi PMI terkendala. Saya mengingatkan agar masyarakat mengikuti proses perekrutan PMI yang legal,” ujar Benny.

Menariknya, Benny juga meminta maaf kepada Tajuddin. Padahal kejadian tersebut terjadi jauh sebelum Benny menjabat Kepala BP2MI. Sekedar diketahui, Tajuddin diberangkatkan melalui proses yang difasilitasi Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI). Tajuddin menandatangani kontrak kerjanya dengan perusahaan tersebut pada 3 Juli 2003.

“Pak Tajuddin ini berangkat dari Filipina menuju Taiwan menggunakan kapal M/V ACX SWAN dan tiba di pelabuhan Kaouhsiung pada 24 Desember 2003. Pendaratan kapal itulah yang menjadi awal  kisah buram nasib Tajuddin. Pada saat polisi menangkap Muhidin dan Tung Cia You, menurut pengakuan Tajuddin Bin Ride, yang bersangkutan sedang tidur di atas kapal. Kapten kapal memanggil Fitter, mendengar hal itu, Tajuddin terbangun,” kata Benny menyampaikan kronologis.

Menerima jamuan Kepala BP2MI, Tajuddin menyampaikan terima kasih dan berharap bahwa dirinya tidak lagi mengikuti ajakan kerja penempatan ilegal PMI. Pria asal Bugis itu mengaku bergembira karena akan bertemu keluarganya.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Pak Benny Rhamdani selaku Kepala BP2MI yang telah mengundang saya dan memberikan saya uang tunai. Tentu ini sangat membantu, keberpihakan negara sangat jelas. Saya berharap kejadian ini menjadi yang pertama dan terakhir bagi saya. Semoga masyarakat Indonesia tidak menjadi korban penempatan ilegal PMI,” tutur Tajuddin. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Search

Popular Posts

  • Cara Kirim Uang dari Luar Negeri ke Indonesia
    Cara Kirim Uang dari Luar Negeri ke Indonesia

    Cara Kirim Uang dari Luar Negeri ke Indonesia Metode dan Biaya Mengirim uang lintas negara kini semakin mudah berkat perkembangan teknologi finansial. Banyak orang membutuhkan layanan ini, baik untuk keperluan keluarga, bisnis, pendidikan, maupun investasi. Oleh karena itu, memahami cara kirim uang dari luar negeri ke Indonesia menjadi hal penting agar proses transfer berjalan lancar,…

  • Jika Gaji PMI Tidak Dibayar, Ini Solusinya
    Jika Gaji PMI Tidak Dibayar, Ini Solusinya

    Gaji PMI Tidak Di bayar Masalah yang Sering Terjadi Gaji PMI tidak di bayar merupakan salah satu masalah yang masih sering di alami oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) di berbagai negara. Kondisi ini tentu sangat merugikan karena tujuan utama bekerja di luar negeri adalah untuk memperoleh penghasilan yang layak demi memenuhi kebutuhan keluarga di tanah…

  • Waspada Calo TKI Ilegal! Ini Cara Mengenali dan Melaporkannya
    Waspada Calo TKI Ilegal! Ini Cara Mengenali dan Melaporkannya

    Calo TKI Ilegal Ancaman Nyata bagi Calon Pekerja Migran Calo TKI ilegal masih menjadi masalah serius bagi banyak calon pekerja migran Indonesia yang ingin bekerja di luar negeri. Para calo TKI ilegal sering memanfaatkan kurangnya informasi dan kebutuhan ekonomi masyarakat untuk menawarkan pekerjaan dengan janji gaji tinggi, proses cepat, dan biaya murah. Sayangnya, di balik…