Melayani & Melindungi Dengan Nurani

MENJELAJAHI POTENSI PENEMPATAN PMI DI SEKTOR HOSPITALITY

11

JAKARTA – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengadakan pertemuan penting dengan perwakilan badan ketenagakerjaan Jerman untuk membahas peluang perluasan penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) di sektor hospitality.

Menurut keterangan yang diterima di Jakarta pada hari Sabtu, pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan kesempatan kerja bagi PMI di Jerman.

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, bertemu dengan perwakilan Badan Ketenagakerjaan Jerman Bundesagentur für Arbeit (BA) dan organisasi GIZ di Frankfurt, Jerman, pada Kamis lalu (2/5).

- Advertisement -

Kerjasama antara BP2MI dan BA serta GIZ telah terjalin sejak tahun 2021 melalui Program Triple Win, yang merupakan kerjasama antarpemerintah (government to government/G to G).

Dalam kesempatan tersebut, Benny menyampaikan berbagai isu yang menjadi perhatian BP2MI selama Program Triple Win berlangsung, termasuk perluasan sektor penempatan PMI di Jerman, khususnya di sektor hospitality.

“BP2MI ingin agar perluasan sektor penempatan menjadi fokus utama BP2MI dan GIZ/BA saat ini, sehingga penempatan PMI ke Jerman di sektor lain dapat segera dilakukan dalam waktu dekat,” ungkap Benny.

- Advertisement -

Dia juga menjelaskan bahwa saat ini perawat berlisensi dari Indonesia, melalui BP2MI, mendapatkan pelatihan bahasa dan teknis untuk bekerja di Jerman, serta menerima dukungan selama proses integrasi mereka di sana.

Begitu tiba di Jerman, mereka mulai menjalani proses pengakuan kesetaraan profesi sehingga memiliki kompetensi yang setara dengan tenaga kerja lokal, dan seluruh biaya dari pelatihan hingga keberangkatan ditanggung oleh pemberi kerja.

Kepala Divisi Servis Internasional BA, Thorsten Rolfsmaier, menyampaikan apresiasi kepada BP2MI atas keberhasilan Program Triple Win di Indonesia.

Dia juga menjelaskan bahwa fokus saat ini bagi Komisi Ketenagakerjaan Eropa adalah masalah kompetensi, yang disebut sebagai “tahun kompetensi”. Jerman juga akan fokus pada peningkatan kompetensi bagi pekerja asing yang bekerja di sana.

Thorsten menyoroti bahwa isu pekerja migran selalu menjadi topik yang dibahas di Jerman saat ini, mengingat negara tersebut sedang mengalami kekurangan tenaga kerja. Bahkan, hal ini dibahas dalam pertemuan Komisi Ketenagakerjaan Eropa di Brussels, Belgia, pada bulan lalu.

Kerjasama antara BP2MI dan perwakilan badan ketenagakerjaan Jerman ini menjanjikan potensi besar bagi PMI untuk memperluas penempatan mereka di sektor hospitality di Jerman, sambil tetap memastikan pelindungan dan dukungan yang memadai bagi mereka yang bekerja di luar negeri.***

Tinggalkan Balasan