Melayani & Melindungi Dengan Nurani

Pesan Sestama BP2MI: Berpegang pada Kode Etik, Lalu Bekerjalah Secara Progresif

10

JAKARTA – Demi memperkuat pelayan publik. Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), melakukan perombakan. Yakni melalui rolling, Kepala BP2MI, Benny Rhamdani melantik Pejabat Strukturan dan Pejabat Fungsional di Lingkungan pada, Senin, 29 Januari 2024. Pelantikan dipimpin Sekretaris Utama (Sestama) BP2MI, Rinardi.

Dalam sambutannya, Rinardi mengingatkan agar pejabat yang dilantik patuh pada peraturan yang berlaku. Hindari bekerja dengan cara lambat, lahirkan inisiatif, inovasi, dan berikan legacy yang baik. Pelantikan pejabat menurutnya merupakan hal lumrah dalam kepentingan penguatan pelayanan publik.

‘’Pesan saya, bekerjalah sesuai Peraturan yang berlaku. Pegang kode etik sebagai ASN. Jadilah pegawai negeri yang berdampak. Saya berharap hal-hal baik yang dilaksanakan sebelumnya, bisa diterapkan dan menjadi pemantik di jabatan yang baru. Mekanisme perpindahan jabatan bagi pejabat fungsional ini adalah untuk pemantapan organisasi, dengan pengisian jabatan fungsional. Saya ingatkan berpegang pada Kode Etik, lalu bekerjalah secara kerja progresif,’’ ujar Rinardi.

- Advertisement -

Bagi para pejabat yang dilantik, tambah Rinardi dilalui berdasarkan pertimbangan, kajian, dan analisis yang panjang. Tidak asal-asalan. Pertimbangan kompetensi, kepantasan, kinerja yang baik menjadi faktor penentunya. Selain itu, Rinardi meminta Pejabat yang dilantik dapat bekerja dengan penuh rasa tanggungjawab.

‘’Promosi jabatan ini tidak semata-mata untuk kepentingan pribadi pejabat bersangkutan, melainkan diutamakan untuk pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja. Kepada seluruh jajaran yang dilantik hari ini, berikanlah solusi yang terbaik yang terbaik untuk tata kelola Pekerja Migran Indonesia. Selalu menjaga reputasi institusi,’’ tutur Rinardi.

- Advertisement -

Tak hanya itu, birokrat senior itu menyampaikan tiga hal penting yang seyogianya menjadi perhatian para pejabat yang baru saja dilantik. Rinardi mewanti-wanti agar pejabat dalam bekerja dapat mengutamakan kepentingan Pekerja Migran Indonesia khususnya, dan publik pada umumnya.

‘’Pertama, jalankan sumpah jabatan yang telah saudara-saudara bacakan. Kedua, jalankan tugas sesuai peraturan perundang-undangan, menjaga etika publik, asas kepatutan, dan sopan santun. Yang ketiga, jaga integritas. Bahwa dalam berpikir, berkata, berperilaku, dan bertindak dari seluruh ASN di BP2MI harus dilakukan dengan baik dan benar. Serta selalu berpegang teguh pada kode etik, prinsip-prinsip pelayanan,’’ ujar Rinardi.

Guna terwujudkan cita-cita BP2MI, maka seluruh pejabat yang dilantik dapat memacu kerjanya. Mengerti visi besar yang akan dilahirkan, mampu melahirkan solusi ditengah kompleksitas masalah yang dihadapi Pekerja Migran Indonesia saat ini. Para pejabat diwajibkan untuk bekerja progresif, dan setia pada pekerjaan.

‘’Bekerja cepat untuk merespon problem-problem yang dinamis di lapangan. Kita berorientasi pada kerja-kerja progresif. Jangan bekerja konservatif, tinggalkan kebiasaan buruk masa lalu. Yang membuat pelayanan birokasi memiliki rentang kendali yang panjang. Proses adaptasi dan kerja akseleratif yang kita bangun alhamdulillah telah membuahkan hasil. Tagline kita di tahun 2024 adalah Gerak Masif Kerja Progresif. Saya meminta seluruh jajaran di BP2MI untuk tidak bekerja konservatif, kita harus bekerja dengan disiplin yang tinggi. Saya minta kita semua meningkatkan dedikasi, dan loyal pada aturan yang berlaku, dan mampu menjawab tantangan di hadapan mata,’’ kata Rinardi. (*/TimSM)

Tinggalkan Balasan