Melayani & Melindungi Dengan Nurani

Luncurkan 23 Ambulance, Kementerian BUMN Konsisten Back Up BP2MI

Kepala BP2MI: Negara Hadir, untuk PMI dan Semua Warganya

1.125

JAKARTA – Kontribusi nyata, berkat kerja disiplin dan meningkatkan etos kerja secara kolektif, Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani, seperti tidak mau beristirahat untuk kerja.

Dalam memberi kerja terbaik kepada masyarakat, terlebih Pekerja Migran Indonesia (PMI) Benny menelorkan sejumlah terobosan yang sebelum-sebelumnya belum pernah dilakukan. Ikhtiar meningkatkan pelayanan, mewujudkan birokrasi berkualitas dan memantapkan sinergitas, Benny mengukir prestasi kerja dan berbuah manis.

Diantara atas kerja sama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), BP2MI mendapatkan sejumlah 23 unit Ambulance yang akan disebarkan ke 23 Provinsi di Indonesia.

“Buah dari kerja sinergis kami dengan Kementerian BUMN mulai satu persatu diwujudkan. Ambulance yang ada ini akan kita distribusikan ke 23 Provinsi yang merupakan tempat UPT BP2MI bertugas,” kata Benny, Selasa (24/8/2021).

Tambahnya Benny menyebut kerja sinergis lintas sektoral dengan Kementerian BUMN berhasil meningkatkan pelayanan kesehatan untuk PMI dan keluarga. Saat ini, Ambulance BP2MI dari bantuan Taspen yang akan siap membantu semua Pekerja Migran Indonesia dimana pun berada ini sangat besar manfaatnya.

“Terima kasih Bapak Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, terima kasih Bapak Menteri Erick Thohir. Terima kasih Dirut dan Komut PT Taspen, atas kado Kemerdekaan untuk semua Pekerja Migran Indonesia dimanapun berada,” ujar Benny.

Selain itu, Benny menyampaikan bahwa negara hadir melalui paket kebijakan yang berpihak pada masyarakat akar rumput. Yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat tanpa tebang pilih, melalui bantuan Ambulance tersebut Benny yakin akan tercicil semua mimpi-mimpin indah PMI dan masyarakat umumnya.

“Selama ini kami memfasilifasi pemulangan PMI yang sakit atau meninggal dunia menggunakan unit-unit Ambulance yang kami sewa atau kontrak. Kami merasa berdosa karena belum dapat melayani dengan baik. Hari ini adalah bukti negara hadir tidak untuk PMI tapi untuk semua warganya,” kata Benny. (*/Mas)

Tinggalkan Balasan