Melayani & Melindungi Dengan Nurani

Praktek Sindikasi, Itu Urusan Tipu-tipu

2,050

Jakarta – Bermunculan seperti jamur di musim hujan, akun fake yang menyerang akun sosial media resmi BP2MI tidak membuat Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani berhenti bekerja.

Benny malah makin ekstra melancarkan kampanye melawan sindikat. Ya, sindikat pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang dimaksud tentunya. Mereka yang secara sadar dan sengaja, diam-diam tapi relatif eksis menjalankan agenda haram. Benny menyebut para sindikat ini sedang menjalankan praktek tipu-tipu. Hal itu tentu bukan tanpa didasari alasan.

“Negara harus lebih cepat dan cekatan melakukan antisipasi. Menindak pergerakan kelompok sindikat pengiriman atau penempatan sindikat PMI ilegal ini. Mereka yang sebelumnya berpesta pora, kaya raya dari hasil praktek gelap ini sekarang mulai ngos-ngosan. Kita akan memaksimalkan penindakan. Praktek sindikasi ini tak lain adalah urusan tipu-tipu,’’ ujar Benny, Rabu (21/9/2021).

Sikat sindikat tidak sekedar menjadi template. Lebih dari itu, kata Benny terejawantahkan dalam tindakan dan kerja nyata BP2MI yang bermuara menjadi kekuatan ‘semesta’ di tengah-tengah masyarakat. Keseriusan Kepala BP2MI menindak para sindikat PMI ilegal tidak sebatas tema dan narasi.

“Urusan tipu-tipu yang membuahkan efek domino ke masyarakat inilah yang akan diberantas BP2MI. Jangan pernah lengah, UPT BP2MI dan Satgas seluruh Indonesia dalam kerja memangkas pergerakan gelap dari sindikat ini. Kekuatan yang kita bangun dengan jejaring, kemitraan dan kolaborasi di lapangan akan terus dikuatkan. Kepentingannya satu, jangan sampai PMI dijajah. Proses penjajahan manusia atas manusia di republik ini konsisten diperjuangkan Pak Presiden Jokowi. Tak ada orang yang kebal hukum, termasuk sindikat itu,’’ kata Benny tegas.

Lebih lanjut, urusan tipu-tipu yang dilakoni sindikat pengiriman PMI ilegal tersebut yang disinyalir melibatkan oknum aparat negara menurut Benny akan diberikan pelajaran seberat-beratnya. Benny menyebut gerak cepat harus dilakukan BP2MI dengan pola kerja bersinergi dan berkoordinasi.

“Para sindikat ini merupakan musuh semua agama. Jangan ada kelompok atau oknum yang mengatasnamakan Lembaga negara berlagak berani memback-up. Karena Pak Presiden Jokowi sudah memberi pesan tegas, lindungi PMI dari ujung rambut sampai ujung kaki. Tak ada lagi retorika membiarkan para bandit, sindikat ini berkeliaran melakukan kerja-kerja haramnya. Jika bukan rakyat yang dikorbankan, jika bukan aturan negara yang dilawan, silahkan saja. Tapi, soalnya jadi lain sebab menyalahi hukum dan kemanusiaan,’’ ujar Benny menutup.  (amas mahmud)

Tinggalkan Balasan