Melayani & Melindungi Dengan Nurani

Nuansa Hitam-hitam Warnai Kantor BP2MI

1,113

SM, JAKARTA – Ada sesuatu yang berbeda dengan Kantor Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Rabu (8/12/2021). Bagaimana tidak, biasanya corak warna BP2MI yang biru putih, kini seolah-olah redup warna aslinya. Yang menonjol malah warna hitam.

Lembaga yang memiliki slogan Melayani dan Melindungi dengan Nurani itu kali ini diselimuti kabut kesedihan. Ternyata BP2MI sedang menggelar aksi Solidaritas untuk Adelina Sau, Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal dunia akibat disiksa majikannya di Malaysia. Seluruh pegawai BP2MI memakai seragam warna hitam-hitam, sebagai tanda berduka.

Menurut Kepala BP2MI, Benny Rhamdani pihaknya memberi perhatian serius terhadap insiden yang menimpa Almarhum Adelina Sau. Demi Pekerja Migran Indonesia yang menjadi korban kejahatan Majikannya di Malaysia, BP2MI menunjukkan kepeduliannya.

”Kita berkabung hari ini. Tentu sebagai wujud sayang dan peduli terhadap Almarhumah Adelina Sau, PMI yang menjadi korban kekerasan majikannya di Malaysia. Dan meninggal pada tanggal 18 Februari 2018 silam,” ujar Benny saat diwawancarai SuaraMigran.com, sebelum dimulainya acara Solidaritas untuk Adelina Sau.

Suasana hitam-hitam dengan kain besar yang menutup pintu masuk Kantor BP2MI serta pemasangan spanduk berukuran besar bertuliskan Solidaritas untuk Adelina Sau merupakan wujud keprihatinan terhadap hukum.

Suasana dimulainya kegiatan

”Kita prihatin terhadap hukum di Malaysia, dimana Almarhumah Adelina yang secara nyata-nyata diperlakukan secara tidak manusiawi sampai menghembuskan nafas terakhirnya. Namun, pelaku yang merupakan majikan Adelina dibebaskan dalam masa hukuman. Ini pelecehan yang luar biasa. Tindakan itu tidak lain sebagai tamparan terhadap pemerintah Indonesia,” kata Benny.

Sekedar diketahui, kegiatan Solidaritas untuk Adelina juga mengundang Ibunda Adelina, Yohana Banunaek, Menteri BUMN, Erick Thohir, Ketua LPSK dan sejumlah pimpinan Ormas serta LSM. (*/mas)

Tinggalkan Balasan