Melayani & Melindungi Dengan Nurani

UPT BP2MI Bali Ringankan Beban Warga Terdampak Covid-19

1,229

Denpasar – Pandemi Covid-19 yang tidak kunjung berakhir memiliki dampak yang tidak sedikit pada perekonomian, khususnya pada perekonomian masyarakat di Bali.

Pulau Dewata ini sangat bergantung pada sektor pariwisata. Sejak pandemi covid-19, sektor pariwisata di Bali menjadi lumpuh dan mengakibatkan banyak warga yang kehilangan mata pencaharian.

Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Provinsi Bali dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker Kabupaten Gianyar).

Dua institusi ini turun berbagi sembako, nasi bungkus, masker pada pekerja harian lepas dan masyarakat tidak mampu di Gianyar, Jumat (10/9/2021).

Tidak mau ketinggalan, Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Provinsi Bali juga ikut terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, baik dalam bentuk pemberian sumbangan hingga ikut terjun langsung untuk membagikan kebutuhan masyarakat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar, Anak Agung Dalem Jagadhita mengaku sangat mengapresiasi aksi sosial. Aksi sosial ini semoga dapat meringankan beban masyarakat di masa pandemi. Terima kasih atas partisipasi dari UPT BP2MI Provinsi Bali maupun P3MI serta LPK yang telah ikut berbagi kepada masyarakat Gianyar, ucapnya.

Sementara, Subkoordinator Pelindungan dan Pemberdayaan UPT BP2MI Provinsi Bali, Anak Agung Gde Indra Hardiawan mengatakan kalau aksi sosial tersebut karena terpanggil membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak di masa pandemi. Apalagi mengingat Gianyar adalah salah satu dari kabupaten di Bali yang ekonominya bertumpu pada pariwisata, terangnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak tergoda dengan lowongan-lowongan kerja palsu ke luar negeri yang banyak beredar. Situasi ekonomi di Bali memang sedang sulit, namun hendaknya masyarakat tetap cermat dalam memilih lowongan kerja ke luar negeri. Jangan sampai tertipu agen abal-abal dan ujung-ujungnya malah memicu masalah ekonomi baru, ujar Anak Agung Gde Indra Hardiawan.

Disnaker Gianyar dan UPT BP2MI Provinsi Bali menurut dia siap membantu menginformasikan validitas lowongan yang diinginkan. “Ikuti prosedur yang benar,” imbuhnya. (hms bp2mi/saleh ngiu)

Tinggalkan Balasan