Melayani & Melindungi Dengan Nurani

Membuka dan Memperluas Jejaring Kerja di AS

Delegasi BP2MI Temui Diaspora Indonesia di New York

1.442

New York – Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengutus delegasi ke Amerika Serikat (AS). Delegasi yang dipimpin Deputi Penempatan Pelindungan Kawasan Amerika dan Pasifik, Lasro Simbolon ini untuk mendapatkan informasi terkini tentang kesempatan kerja dan peluang pasar kerja bagi PMI di Negeri Paman Sam.

BP2MI ingin membuka dan memperluas jejaring kerja agar semakin banyak PMI bekerja di AS. Karena itu selama di AS , 18-26 September 2021 delegasi ini melobi dan menggelar pertemuan dengan berbagai pihak.

“BP2MI juga berupaya untuk membuka dan memperluas jejaring kerja dengan berbagai potential employer, maupun dengan stakeholder asing lainnya. Di samping itu kami ingin menempatkan calon PMI dari potential employer, employment agencies dan stakeholders lainnya untuk skema P to P (Private to Private) maupun mandiri melalui kegiatan one on one meeting,” kata Kepala BP2MI Benny Rhamdani pada pertemuan dengan Diaspora Indonesia yang berlangsung di KJRI New York, Senin (20/9).

Konjen RI untuk New York, Arifi Saiman menyambut baik kedatangan delegasi BP2MI. Ia mendukung upaya BP2MI melakukan pendekatan dengan berbagai stakeholders di AS, khususnya dengan potential users dan lembaga sertifikasi untuk pengembangan akses penempatan PMI di pasar AS khususnya di wilayah kerja KJRI New York.

“Melalui pertemuan ini, diharapkan dapat memformulasikan kebijakan dan memetakan peluang bagi PMI yang mampu menembus pasar jasa AS,” ujar Arifi seperti dilansir dari situs resmi BP2MI.

Semetara itu, dalam dialog yang berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan, Deputi Lasro Simbolon menjelaskan sejumlah prioritas dan capaian program strategis BP2MI dalam rangka penguatan tata kelola penempatan dan pelindungan PMI.

Lasro berharap, agar kalangan Diaspora Indonesia di Amerika Serikat, khususnya wilayah kerja KJRI New York, dapat berperan menjadi bagian dari ‘mata dan telinga’ dengan berbagi gagasan dan pengalaman, serta saluran informasi peluang kerja bagi PMI sektor formal.

“Tentu semua tahapan persiapan dan pelaksanaan penempatan bagi PMI nantinya akan dikelola secara kredibel dan menghormati ketentuan hukum dan perundangan yang berlaku di kedua negara,” imbuh Lasro.

Lasro mengatakan, Indonesia senantiasa bangga terhadap peran dan kepedulian para Diaspora Indonesia melalui beragam cara.

“Saya paham sebagian dari Anda mungkin memegang paspor AS atau negara lainnya, dan sebagian tetap berpaspor Indonesia. Tapi apapun dokumen kita, saya yakin kita semua dipertautkan oleh satu hati yang berakar pada kecintaan pada Indonesia,” tegas Lasro yang disambut aplaus meriah seluruh warga diaspora.

Adapun Diaspora Indonesia di New York yang hadir dalam kegiatan ini, adalah perwakilan dari Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Batak, dan Sunda, yang bekerja di berbagai sektor profesi di New York. Mereka sangat mendukung penempatan bagi PMI di sektor kesehatan, seperti dokter, perawat, asisten perawata dan sektor-sektor lainnya seperti hospitality di hotel, restoran serta perbankan.

Namun, penguasaan bahasa Inggris sangat diperlukan untuk dapat bekerja di New York dalam sektor apapun. Dibutuhkan pula penguasaan teknologi informasi karena setelah era pandemi Covid di New York, hampir semua komunikasi dilakukan melalui virtual.

Selain Lasro Simbolon, turut dalam delegasi ke AS ini adalah Direktur Penempatan Pemerintah Kawasan Asia dan Afrika, Dwi Anto; Direktur Penempatan Kawasan Amerika dan Pasifik, Yana Anusasana; Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Kawasan Amerika dan Pasifik, Seriulina Br. Tarigan; dan Plt Biro Hukum dan Humas, Hadi Wahyuningrum. (*/hms bp2mi/saleh/alex m)

Tinggalkan Balasan